Proyek yang berlangsung pada tanggal 30 Januari hingga 3 Februari pada tahun 2023 ini disebut dengan Project P5. P5 sendiri adalah singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Proyek ini merupakan bagian dari kurikulum yang baru atau sering disebut dengan Kurikulum Merdeka. Tujuan proyek ini adalah menguatkan karakter siswa agar sesuai dengan nilai-nilai Pancasila serta mengasah bakat dan keterampilan siswa di luar bidang akademik. Proyek yang dilaksanakan selama seminggu tersebut merupakan proyek kedua dari P5 sesudah Project Kewirausahaan pada tahun 2022 lalu.

Pada kegiatan P5 kali ini bertemakan “Gaya Hidup Berkelanjutan” dengan tujuan membangun kesadaran untuk menjaga pola hidup yang baik yang melibatkan lingkungan dan aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari serta mengembangkan bakat minat para siswa. Adapun kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh siswa secara berkelompok untuk menyalurkan bakat dan minatnya seperti mural, pengolahan sampah, ecoprint, penerapan pola hidup sehat dan pembuatan QR code.

Kegiatan mural adalah kegiatan mengecat dinding tempat parkir sepeda motor di sekolah. Karya seni yang dibuat adalah Gaya Hidup Berkelanjutan.Siswa dapat mengembangkan kreativitas dan bakat seni mereka di proyek ini. Para siswa diberi waktu seminggu (5 hari efektif) untuk menyelesaikan mural. Setiap kelas diberikan media tembok 1m x 2m. Untuk kegiatan pengolahan sampah, para siswa akan membuat pupuk dari nasi yang sudah di fermentasi. Mereka juga mengolah botol plastik menjadi pot sebagai wadah tanaman. Bagi siswa yang mengikuti kegiatan ecoprint, siswa akan membuat kerajinan seperti tote bag dan kotak pensil dengan desain daun atau bunga. Siswa dapat memilih daun yang mereka mau lalu menempelkan daun tersebut pada tote dan kotak pensil yang sudah direndam dengan air tawas. Para siswa dapat menjual hasil karya mereka melalui instagram atau sosial media lainnya. Bagi siswa yang memiliki minat pada bidang olahraga atau kesehatan dapat mengikuti kegiatan pola hidup sehat. Siswa membuat gerakan senam selama 3 hari pertama lalu menampilkannya di indoor gedung SMA Kristen Petra 1 di hari keempat. Pada hari terakhir, siswa mengolah makanan atau minuman sehat seperti salad, smoothie, jus, dan lainnya. Ada juga kegiatan bagi siswa yang memiliki minat di bidang ilmu teknologi yaitu pembuatan QR code yang berisikan informasi mengenai tumbuhan yang ada di sekitar lingkungan sekolah. Pertama-tama, mereka akan mengidentifikasi tanaman yang ada di sekolah lalu membuat barcode. Mereka juga membuat pot tanaman dari handuk bekas.

Kegiatan P5 benar-benar mengasah keterampilan dan kreatifitas siswa.

Menurut beberapa siswa, kegiatan P5 tidak hanya sekedar menggali bakat minat siswa dan belajar tetapi juga sebagai hal yang dapat merefresh pikiran kita setelah menjalani 3 minggu pembelajaran.

By : Maurin/X8 & Stephanie/X11

English
Excellent Life Skills
Joining PPPK Petra Programs

SMA KRISTEN PETRA 1